Dribbling Technique

dan berikut adalah beberapa teknik latihan dribbling dalam cepak bola yang bisa dicoba. Awali dengan sikap berdiri menghadap ke arah gerakan.

Kaki yang digunakan untuk mendorong bola diputar ke dalam, sehingga bagian kaki yang menyentuh bola merupakan bagian kaki dekat kelingking. Bola disentuh ke hadapan dalam garis lurus, dengan kaki bagian luar. Dalam waktu menggiring bola kedua lutut sedikit ditekuk tuk mempermudah penguasaan bola.

Pemanasan ini bertujuan untuk menyiapkan otot untuk melakukan kegiatan yang lebih berat agar tidak terjadi kram atau cidera otot lainnya. Pinalti terjadi akibat adanya pelanggaran didalam kotak pinalti dalam dilakukan oleh tim yang berada dalam posisi bertahan terhadap tim yang tengah dalam posisi menyerang. Jika kiper yang melakukan pelanggaran maka bola yang log in akan disahkan oleh wasit dan apabila bola gak masuk ke gawang jadi tendangan akan diulang kembali.

kedua tangan sedikit telentang dan rileks dan pandangan mata lurus kedepan. Pemanasan Statis adalah bentuk peregangan yang dilakukan mulai untuk bagian tubuh atas menuju ke bawah dari (kepala sampai kaki) atau kebalikannya.

Adulador bergulir harus selalu dekat dengan kaki dengan demikian bola tetap dikuasai. Kaki yang digunakan untuk menggiring bola tidak ditarik ke belakang hanya diayunkan ke depan. Penembak harus memiliki kerja sama yang baugs dengan pemain dalam tim dan melakukan tembakan yg keras serta akurasi yg tepat. Tiap pemain disyaratkan mengetahui cara menyundul online yang benar dengan menggunakan dahi bukan bagian ubun-ubunnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *